Sejarah Hijrah Rasul ke Yatsrib (2)
Setelah keluar dari rumahnya, Rasul menemui sahabatnya Abu Bakar As-Sidiq. Abu Bakar pun segera menyiapkan perbekalan bagi kepergian mereka. Selanjutnya, mereka bersembunyi di gua Tsur selama tiga hri tiga malam. Suatu hari, para algojo kaum Quraisy sampai di mulut gua. Hal itu membuat Abu Bakar menjadi gusar dan ketakutan. Rasul pun membacakan sebuah ayat al-Quran yaitu Surah At-Taubah ayat 40. "....Janganlah bersedih hati, sesungguhnya Allah bersama kita ....". Sepasang burung merpati segera membuat sarang di mulut gua Tsur, dan seekor laba-labapun membuat sarangnya di pintu gua Tsur. Saat algojo kaum Quraisy sampai di mulut gua, mereka mengira bahwa gua tersebut tak mungkin ditinggali manusia. Karena adanya sarang laba-laba dan sarang burung yang berada di pintu gua Tsur.
Pada hari keempat, mereka keluar dari gua dan menyewa seorang penunjuk jalan yaitu Abdullah bin Uraiqit. Perjalanan pun hanya dilakukan pada malam hari dan menghindari jalan umum. Akhirnya, Rasul tiba di Quba (dekat Ytasrib) pada hari Senin 20 September 622 M setelah berjalan selama tujuh hri. Di Quba, Rasul menetap selama empat hari. Rasul juga membangun sebuh masjid yang diberi nama Masjid Quba.
Pada hari Jum'at, 24 September 622 M, Rasul meninggalkan kampung Quba dan sampai di perkampungan Bani Salim. Rasul pun mengimami shalat jumat yang pertama kali dalam sejarah Islam.
Saat tiba di Yatsrib, Rasul dan Abu Bakar disambut oleh Bani Najjar. Bani Najjar masih memiliki kekerbatan dengan Rasul dari garis ibu.
Setiap orang di Yatsrib memohon menjadi tuan rumah Rasul saw. Akan tetapi, Rasul membiarkan untanya berjalan sereya mengatakan bahwa RAsul hanya akan tinggal di rumah di mana unta ibu berhenti. Keberuntungan jatuh pada Abu Ayyub al-Ansari. Unta Rasul berhenti dan berlutut di depan rumahnya, di tanah kosong milik dua orang anak yatim bernama Sahl dan Suhail. Di tempat ini, Rasul saw. membangun Masjid Nabawi.
Selenjutnya, Rasul memanggil istrinya, Saudah, kedua putrinya, Ummu Kultsum dan Fatimah untuk tinggal di Ytsrib dan mengembangkan ajaran Islam di sana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar